Jenis-Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran - Nyusandalan.com

Jenis-Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran

Untuk menghidari terjadinya kebakaran sudah seharusnya anda menyediakan payung sebelum turun hujan. Artinya selalu sediakan alat pemadam kebakaran baik di rumah, di kantor, di toko, di mall, di pom bensin atau ditempat-tempat lain yang memungkinkan terjadinya kebakaran. Kebakaran bisa terjadi disebabkan oleh banyak faktor bisa dari hubungan arus pendek, dari kompor, atau penyebab yang lain. Nah untuk mengurangi resiko kebakaran anda harus memiliki alat pemadam api,

Advertisement

Sebab alat pemadam api ini merupakan usaha tingkat pertama dari terjadinya kebakaran. Alat pemadam api tersedia beraneka ragam jenis yang memang sudah ditujukan pada jenis-jenis kebakaran. Alat pemadam api ini dikemas dalam tabung besi atau baja yang diisikan didalamnya dan diberikan tekanan yang tinggi berfungsi disemprotkan ke api ketika terjadi kebakaran. Sebelum anda memutuskan untuk memilih sebuah tabung pemadam api dengan masing-masing jenis isi yang berbeda-beda sebaiknya anda pahami terlebih dahulu jenis-jenis kebakaran.

jenis-tabung-pemadam-kebakaran

Sebenarnya jenis kebakaran dapat diklasifikasikan ke dalam 4 macam, apa saja ke empat jenis kebakaran itu? Baca di bawah ini:

  • Kelas “A” yaitu kebakaran yang terjadi pada benda padat seperti kertas, kayu, plastik, tekstil dan sejenisnya. Jika telah terjadi kebakaran pada benda padat tersebut maka akan meninggalkan bara dan abu.
  • Kelas “B” yaitu kebakaran pada benda cair yang mudah terbakar seperti minyak tanah, bensin, oli, thinner, bensin, alkohol dan sejenisnya.
  • Kelas “C” yaitu kebakaran pada gas yang mudah terbakar seperti karbit, gas LPG, phosit dan sejenisnya.
  • Kelas “E” yaitu kebakaran listrik yang disebakan hubungan arus pendek seperti sentral telepon, generator, panel listrik, transpo motor dan sejenisnya.

Dari 4 klasifikasi jenis kebakaran diatas, maka terdapat pula alat pemadam api atau tabung pemadam yang berisi zat-zat tertentu yang diperuntukkan berdasarkan jenis-jenis kebakaran di atas. Untuk mengetahui jenis isi tabung pemadam berdasarkan penggunaannya silahkan anda simak berikut ini.

Jenis Halon Free – AF 11

Jenis ini mengandung zat pemadam api berupa gas cair yang digunakan untuk menghentikan reaksi kebakaran. Free – AF 11 memiliki kemampuan daya padam yang cukup tinggi, tidak berwarna, tidak berbekas, tidak konduktif, dan tidak menyebabkan karat. Selain itu Free – AF 11 memiliki daya tahan yang lama. Jenis Free – AF 11 ini sangat cocok digunakan untuk memadamkan api pada saat kebakaran pada alat-alat elektronik seperti komputer dan TV. Dan baik untuk tempat seperti labolatorium, dapur dan restoran (rumah makan). Dapat digunakan untuk jenis kebakaran kelas “A”-“B”-“C”-“E”.

Chemical Dry Powder (ABC)

Chemical Dry Powder (ABC) memiliki rumus kimia NaHCO3 atau Natrium Bicarbonate yang dapat memadamkan api dengan cara membentuk lapisan pada obyek atau bahan yang terbakar sehingga terjadinya pemisahan udara akibat dari reaksi kimia, selain itu berfungsi sebagai tirai pada panas atau nyala api. Zat Nitrogen (N2) berfungsi untuk mendorong yang hampir tidak dipengaruhi oleh kelembaban serta perubahan suhu yang ada disekitarnya. Jenis pemadam ini sangat baik digunakan untuk kebakaran yang disebabkan oleh minyak/cairan, benda padat, listrik dan gas LPG. Powder ABC tidak mudah menggumpal didalam tabung dan akan selalu siap dipakai. Powder/serbuk ini aman dan tidak beracun, tidak dapat menghantarkan arus listrik dan memiliki reaksi kimia yang sangat tinggi untuk melawan kobaran api. Chemical Dry Powder (ABC) dapat digunakan untuk jenis kebakaran kelas “A”-“B”-“C”-“E”.

Super Busa (AFFF)

Aqueous Film Forming Foam ( AFFF ) adalah busa mekanik terbaik yang dicampur dengan air tawar atau air asin. Aqueous Film Forming Foam ( AFFF ) berfungsi untuk meredam kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda padat, benda cair. Super Busa (AFFF) dapat memadamkan api dengan cara mengembang kepermukaan akibat kebakaran kemudian membentuk lapisan film dan dapat mencegah pembakaran kembali (reflash/reignition). Campuran air pada busa ini berfungsi sebagai pendingin yang akan memadamkan api. Super Busa (AFFF) cocok digunakan untuk kebakaran jenis “A” dan “B”.

Carbon Dioxide (CO2)

Carbon Dioxide (CO2) memiliki kemapuan daya padam api yang tiggi dan tidak meninggalkan bekas. Carbon Dioxide (CO2) sangat cepat menguap serta tidak berbekas, maka cocok sekali jika digunakan di mesin presisi, pabrik, substation dan instalasi listrik. Selain itu dapat juga digunakan saat kebakaran pada zat cair yang mudah terbakar, komputer, labolatorium dll. Penggunaan Carbon Dioxide (CO2) cukup aman sebab dalam proses pemadaman api, CO2 tidak akan terkena aliran listrik dan tersambar api dari benda cair yang mudah terbakar. Carbon Dioxide (CO2) baik digunakan untuk jenis kebakaran kelas “B” dan “E”.

Sekarang anda sudah bisa membedakan jenis-jenis kebakaran dan jenis-jenis alat pemadamnya, jika hendak membeli alat pemadam kebakaran pastikan dan sesuaikan dengan kriteria yang anda miliki, sehingga jika digunakan akan dapat bekerja secara maksimal.


Jenis-Jenis Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Jenis Kebakaran | Taufik Zunnurain | 4.5